Oleh: Yudi Wahyudin | 13.Mei.2008

BISNIS PARIWISATA BERBASIS KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM

by :  YUDI WAHYUDIN

Artikel pada Kolom Pesisir dan Lautan WARTA Pesisir dan Laut Edisi Nomor 01/Th.V/2004, ISSN 1410-9514.

 

Pariwisata merupakan salah satu sektor andalan Indonesia yang mampu memberikan kontribusi devisa cukup signifikan.  Sebagian besar objek wisata Indonesia sangat terkait erat dengan sumberdaya pesisir dan lautan, seperti hutan mangrove, terumbu karang, estuaria, pulau-pulau kecil dan sebagainya.  Bahkan, Bali dan Bunaken sebagai salah satu tempat wisata ternama di Indonesia sangat mengandalkan wisata bahari sebagai objek yang ditawarkan kepada wisatawan, baik domestik maupun internasional.

Bisnis pariwisata dewasa ini memang memberikan kecerahan bagi pergerakan roda ekonomi nasional.  Multiplier effect dari bisnis ini secara signifikan memberikan gairah investasi yang cukup menjanjikan.  Sebutlah investasi pada bisnis penyedia jasa traveling, bisnis perhotelan, souvenir, panti pijat, transportasi darat, laut dan udara, sampai dunia perbankan pun turut terimbasi bisnis pariwisata ini.  Dampak lain dari maraknya industri pariwisata ini adalah terserapnya tenaga kerja lokal, baik skilled labor maupun unskilled labor.  Singkatnya bisnis pariwisata cukup memberikan angin segar bagi ekonomi nasional, terlebih pengeluaran pemerintah sangat tergantung pada penyediaan devisa melalui pajak dalam negeri.  Sampai saat ini lebih kurang 76 persen pendapatan nasional berasal dari penerimaan pajak.  Bisa dibayangkan dampak yang ditimbulkan bilamana sektor riil, termasuk bisnis pariwisata ini lumpuh, maka tidaklah mengherankan jika sebagian besar roda ekonomi nasional pun terkena dampaknya.

Silahkan baca selengkapnya : BISNIS PARIWISATA BERBASIS KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM

mail to : yudi_iasd@yahoo.com


Responses

  1. Basis konservasi tidak hanya ditujukn pada t42 yg sdh amazing, tp juga hrs pd t42 yg sudah trkna dmpk keruskn olh mnusia

  2. Dear mas Sindhu,

    Saya sangat sepakat dengan yang bapak pikirkan dan ungkapkan. Basis konservasi pada tempat-tempat yang telah rusak akibat manusia justeru harus mendapat perhatian lebih besar. Bahkan, sangat memungkinkan untuk mendeliniasi dan menjustifikasi daerah tersebut untuk tidak dimanfaatkan terlebih dahulu agar daerah tersebut sedikit demi sedikit dipulihkan dan atau memulihkan diri.

    Itulah pentingnya menempatkan konservasi sebagai salah satu bagian integral dari proses mensejahterakan masyarakat. Karena ujung-ujungnya tentu akan mengarah kepada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mas, konservasi sumberdaya alam harus dapat diseimbangkan dengan konservasi sumberdaya manusia itu sendiri.

    Dalam tulisan ini, saya mewacanakan bahwa konservasi sumberdaya alam justeru akan sangat dapat berdampingan dengan program pengembangan pariwisata. Tentunya desainnya harus dibuat sedemikian juga memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

    Terima kasih banyak atas masukannya,
    Regards,
    YUDI WAHYUDIN
    yudi_iasd@yahoo.com
    08121100090

  3. Maaf mohon bantuan pencerahan. Saya mewakili salah satu dinas pariwisata, mendapat suntikan dana untuk kegiatan non fisik guna meningkatkan kunjungan wisata di daerah kami. Tapi kami sendiri bingung akan digunakan untuk apa dana ini. Kami sudah beri pelatihan pada masyarakat untuk membuat home industri guna dijadikan sovenir bagi pariwisata kota kami. Dan kami juga gunakan untuk promo2 di berbagai biro travel. Kami lakukan lomba menulis tingkat SMP dan SMA, tapi dana ini belum juga habis. Kami kehilangan ide untuk menggunakan dana ini dengan baik dan benar guna meningkatkan kegiatan non fisik dari pariwisata kota kami. mohon pencerahan..

  4. Dear Seeget,

    Menurut hemat saya, lebih baik dana tersebut digunakan untuk pengembangan kapasitas dan pemberdayaan yang didesain secara berkelanjutan. Maksudnya adalah dana tersebut dapat digunakan untuk beberapa kegiatan sebagai berikut:

    1.
    Kajian strategis kebutuhan peningkatan aktivitas non fisik pariwisata daerah. Dari kajian ini, saudara dapat menempatkan kegiatan-kegiatan strategis yang patut menjadi fokus pengembangan dan peningkatan kunjungan wisata.

    2.
    Dana tersebut juga dapat digunakan untuk membuat semacam website yang berisi tentang atraksi-atraksi wisata yang dapat dinikmati pengunjung, bahkan kota saudara dapat membuat kalender festifal budaya daerah atau sejenisnya yang berpotensi untuk menarik minat pengunjung.

    3.
    Dana tersebut dapat digunakan juga untuk membuat semacam film dokumenter tentang potensi dan peluang pariwisata di daerah saudara.

    Masih banyak lagi sebenarnya yang dapat dilakukan. Tinggal bagaimana kita mau beusaha untuk menciptakan peluang dan ide-ide yang saya yakin dapat saudara kemangkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai

    Terimakasih,
    Yudi Wahyudin
    08121100090
    yudi_iasd@yahoo.com

    2.

  5. Bagaimana kalau untuk mengadakan pelatihan konservasi lingkungan untuk masy sekitar tempat wisata? Bukannya merekalah yg paling sering berinteraksi dengan alam yg indah (atau yg sudah rusak) itu? Saya yakin mereka bisa dimaksimalkan potensinya biar lingkungan sekitarnya selalu terjaga dari kerusakan.

  6. Yes, no problem.

    Selama yang dilakukan adalah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyakat dalam konteks pembangunan berkelanjutan, maka hal tersebut sangat tepat dilakukan, kendati persoalannya, menurut teman kita yang dari pariwisata tersebut adalah bahwa dana tersebut telah berulang kali digunakan untuk kegiatan-kegiatan termasuk pelatihan seperti yang disampaikan mas Tafiq.

    So, bravo pengembangan pariwisata berbasis konservasi SDA dan lingkungan.

    Regards,
    YUDI WAHYUDIN
    08121100090

  7. bagaimana dengan maraknya waterboom di indonesia pada sata ini ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: